Selamat datang di CaraGampang.Com

Sepucuk Surat Dari Abah & Umi

Kamis, 19 April 20120 komentar


Cintahakikiindonesia.blogspot.com - Anakku..
Ketika aku semakin tua, aku berharap kamu memahami dan memiliki kesabaran untukku. Suatu ketika aku memecahkan piring atau menumpahkan sup diatas meja, karena penglihatanku berkurang, aku harap kamu tidak memarahiku.....

Orang tua itu sensitif selalu merasa bersalah saat kamu berteriak.... 
Ketika pendengaranku semakin memburuk dan aku tidak bisa mendengar apa yang kamu katakan.... 
aku harap kamu tidak memanggilku "tuli!", mohon ulangi apa yang kamu katakan atau menuliskannya.... 

Maaf Anak ku....

Aku semakin tua ketika lututku mulai lemah, aku harap kau memiliki kesabaran untuk membantuku bangun. Seperti bagaimana aku selalu membantu kamu saat kamu kecil.untuk belajar berjalan... Aku mohon, jangan bosan dengan ku. Ketika aku terus mengulangi apa yang ku katakan,,, seperti kaset rusak. Aku harap kamu terus mendengarkan aku. Tolong jangan mengejek ku atau bosan mendengarkan aku.

Apakah kamu masih ingat ketika kamu masih kecil dan kamu ingin sebuah balon???? Kamu mengulangi apa yang kamu mau berulang-ulang sampai kamu mendapatkan apa yang kamu inginkan...

Maafkan juga bau ku.....

Tercium seperti orang yang sudah tua, aku mohon jangan memaksaku untuk mandi. Tubuhku lemah, orang tua mudah sakit karena mereka rentan terhadap dingin. Aku harap, aku tidak terlihat kotor bagimu.

Apakah kamu ingat ketika kamu masih kecil??? Aku selalu mengejar-ngejar kamu karena kamu tidak ingin mandi. Aku harap kamu bisa bersabar dengan ku , ketika aku selalu rewel. Ini semua bagian dari menjadi tua, kamu akan mengerti ketika kamu tua.

Dan jika kamu memiliki waktu luang, aku harap kita bisa berbicara, bahkan untuk beberapa menit, aku selalu sendiri sepanjang waktu. Dan tidak memiliki seorang pun untuk di ajak bicara. Aku tahu kamu sibuk dengan pekerjaan, bahkan jika kamu tidak tertarik pada cerita ku, aku mohon berikan aku waktu untuk bersamamu.

Apakah kamu ingat ketika kamu masih kecil???? Aku selalu mendengarkan apapun yang kamu ceritakan tentang mainan mu.

Ketika saatnya tiba....

Dan aku hanya bisa berbaring sakit dan sakit, aku harap kamu memiliki kesabaran untuk merawatku.

MAAF kalau aku sengaja mengompol atau membuat berantakan, aku harap kamu memiliki kesabaran untuk merawatku, selama beberapa saat terakhir dalam hidupku, aku mungkin tidak akan bertahan lebih lama.

Ketika waktu kematianku datang, aku harap kamu memegang tangan ku dan memberikan ku kekuatan untuk menghadapi kematian.

Dan jangan khawatir,ketika aku bertemu dengan sang pencipta... aku akan berbisik padaNYA untuk selalu memberikan BERKAH padamu, karena kamu mencintai Abah & Umi mu.

Terima kasih atas segala perhatianmu, nak...
Kami Mencintai Mu....
dengan kasih yang berlimpah,,,

Abah & Umi..
Share this article :

Poskan Komentar

Berkomentarlah dengan Akhlak Yang Baik, Jika Ada Kekhilafan Maka Perbaikilah Dengan Akhlak Yang Baik, Komentar Yang Buruk Akan Kami Hapus Demi Ketertiban Blog " CINTA HAKIKI "

 
Support : Cara Gampang | Creating Website | Johny Template | Mas Templatea | Pusat Promosi
Copyright © 2011. Cinta Hakiki - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modify by CaraGampang.Com
Proudly powered by Blogger